Pada umumnya waxing dipraktikkan hanya dengan mengoleskan campuran lilin di atas kulit. Kemudian menempelkan handuk atau kain kassa di atasnya, ditekan-tekan, lalu ditarik dengan seketika sesuai arah tumbuhnya rambut. Namun, ada juga waxing yang tidak menggunakan teknik seperti di atas. Dalam kasus tertentu, khususnya bagi yang memiliki warna kulit sensitif, waxing dilakukan tanpa menggunakan alat bantu seperti handuk atau kain, namun hal ini membutuhkan perizinan ahli kecantikan terlebih dahulu. Berikut adalah jenis-jenis waxing yang dibagi dalam 3 kelompok.
Jenis-jenis waxing berdasarkan teksturnya
Hard wax
Soft wax
Kelemahan soft wax adalah ia tidak dapat mencabut rambut yang tumbuh ke dalam. Namun, hal ini praktis digunakan di wilayah yang luas seperti kaki, punggung, atau lengan. Perlu diingat bahwa sebelum menyebarkan lilin ke kulit, ada baiknya untuk memberi bedak untuk mengurangi risiko kulit tertarik.
Sugar wax
Jenis-jenis waxing berdasarkan temperaturnya
Hot wax
Lilin dipanaskan terlebih dahulu untuk dicairkan. Setelah cair, lilin diaplikasikan di atas kulit. Lalu dicabut hanya dengan menggunakan tangan (jika menggunakan hard wax) atau menggunakan kain kassa (jika menggunakan soft wax).
Karena lilin hanya menempel pada rambut, maka Anda dapat menariknya ke arah yang berlawanan dari arah tumbuhnya rambut dengan gerakan mendadak.
Cold wax
Jenis-jenis waxing berdasarkan gayanya
Waxing memiliki berbagai gaya tertentu, terutama untuk waxing di area kewanitaan. Untuk melayani tuntutan wanita yang bermacam-macam, maka bikini wax memiliki banyak gaya, seperti:Triangle trim
American waxing
French waxing
Brazilian waxinghttps://www.facebook.com/rosa.calista.39
Rosa Calista https://www.facebook.com/rosa.calista.39


Tidak ada komentar:
Posting Komentar